KRITERIA PEMILIHAN PERGURUAN TINGGI SISWA SMK FARMASI
Keywords:
Motivasi, Pendidikan Tinggi, Reputasi, Sarana, SMK Farmasi.Abstract
Pendidikan formal dalam Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 adalah jalur pendidikan secara terstruktur dan berjenjang mulai dari pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Pendidikan tinggi ditempuh setelah menyelesaikan pendidikan menengah. Pendidikan tinggi diselenggarakan oleg perguruan tinggi yang meliputi program diploma, sarjana, magister, doktor, profesi, dan spesialis. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah atas baik SMA maupun SMK, seseorang pasti dihadapkan untuk memilih melanjutkan ke pendidikan tinggi atau bekerja. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kriteria calon mahasiswa terhadap keputusan memilih perguruan tinggi. Penelitian dengan survei menggunakan kuesioner dibatasi pada 3 SMK yang datanya dikumpulkan dari sampel atas populasi untuk mewakili seluruh populasi. Kuesioner menjadi alat untuk mengumpulkan data, selanjutnya data diolah dan dianalisis dengan menggunakan Software Excell for windows. Motivasi calon mahasiswa yang masuk perguruan tinggi adalah reputasi yang baik sebesar 41,38%, program studi yang diminati sebesar 36,78%. Kualifikasi dosen yang disukai untuk memilih perguruan tinggi adalah dosen yang menjadi praktisi di RS, Apotek, Klinik dan Industri sebesar 39,69% dan dosen lulusan Perguruan Tinggi Negeri ternama sebesar 22.75%. Ketertarikan calon mahasiswa baik tertarik maupun sangat tertarik sebesar 97,70% dilanjutkan dengan menjawab akan melanjutkan perkuliahan baik tahun ini (57,47%) atau tahun depan (8,05%) atau setelah bekerja (31,03%).
